• Beranda

 


INZAH 13 September 2018 .
Yudisium LPBA 2018 Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong bertempat diaula KH. Hasan Saifur Ridzal diwarnai kemeriahan yang diikuti oleh 422 peserta mahasiswa yang telah lulus program intensif selama 2 semester .
program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing dalam hal ini bahasa arab dan bahasa inggris kepada seluruh mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong , dengan spesifikasi berbicara secara lancar sesuai dengan kaidah bahasa yang telah di bakukan serta kemampuan TOEFL dan TOAFL, ditujukan supaya pada saat mahasiswa mahasiswi lulus dari INZAH dapat melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi dalam hal ini program pascasarjana, karena TOAFL dan TOEFL menjadi salah satu Prasyarat kelulusan program tersebut.
Kaidah berbahasa asing yang telah dibakukkan untuk menunjang kebahasaan masing-masing program studi, atau yang bisa disebut “english for specific purpose” sehingga mahasiswa dan mahasiswi INZAH dapat memahami bahasa arab dan inggris sesuai dengan porsi kejuruannya.
 
(“BAPSI INZAH”)
(Fotografer “Lukman BAPSI”)

 


HARI KEEMPAT ” Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru”

Selasa 04 September 2018 – Pertemuan orang tua wali mahasiswa baru dengan Rektor INZAH beserta jajaranya dimana bapak Dr. Abd. Aziz Wahab, M.Ag memberi pemaparan tentang kehidupan kampus dan segala paradigma yang ada didalamnya dimana bapak rektor memberikan penekanan kepada orang tua wali mahasis   wa baru untuk mengetahui dan memahami prodi dan fakultas yang dipilih oleh mahasiswa baru.
bapak rektor juga menjelaskan perkembangan kampus dalam jangka waktu empat tahun terakhir dimana awalnya hanya memiliki tiga jurusan dan pada tahun 2018 ini Institut ilmu keislaman Zainul Hasan Genggong memiliki lima belas Prodi serta pengembangan-pengembangan diluar bidang akademik yaitu dengan hadirnya bursa efek INZAH, Bank Mini Syariah, BMT INZAH serta air mineral Genggong sebagai badan usaha milik kampus INZAH. Bapak Rektor juga menargetkan diakhir 2020 gedung sebelah timur selesai hingga lantai tiga maka pada saat itu INZAH memiliki sebanyak delapan belas ruangan baru.
Dr. Abd. Aziz Wahab, M.Ag juga memperhatikan kompetensi bahasa yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa mahasiswi INZAH, Dengan adanya pusat studi bahasa asing (LPBA) serta pusat study quran maka mahasiswa mahasiswi INZAH diharapkan memiliki keahlian bahasa inggris dan arab serta kemampuan membaca dan mengkaji alquran secara eligible.

(“BAPSI INZAH”)


Kraksaan– Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan,


Tasybif Agenda Tahunan, adalah kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa khususnya PAI. Kegiatan lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam.
Sempat mengalami beberapa kendala, akhirnya kegiatan yang bersifat regional ini terlaksana pada hari Minggu, 12 Agustus 2018, di aula kampus. Kegiatan ini di hadiri oleh beberapa kabupaten di antaranya situbondo, Bondowoso, jember, malang, Pasuruan, dan wilayah sekitar probolinggo. Ada beberapa lomba yang di selenggarakan di acara ini , antara lain lomba MSQ (musabaqoh syahril
qur’an), MHQ (musabaqoh hifdzil qur’an), MTQ(musabaqoh tilawatil qur’an), MQK (musabaqoh qiroatil kutub), CCA (cerdas cermat amtsilati), dan Debat Terbuka.

Lanjutkan Membaca


PELEPASAN KKN INZAH TAHUN 2018

Sabtu, 11 Agustus 2018, 485 Mahasiswa INZAH di lepas secara resmi oleh Rektor INZAH, Bpk DR. Abd. Aziz Wahab, M.Ag untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ini adalah tahun kedua KKN Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan menggunakan pendekatan Participatory Action Reseach dengan basis pemberdayaan di Masjid. Ada 30 Masjid yang menjadi tujuan atau posko pusat pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di 15 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Tiris, Krucil, Pakuniran dan Gading.

Lanjutkan Membaca