Penulis: Admin Web

Kraksaan– Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan,


Tasybif Agenda Tahunan, adalah kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa khususnya PAI. Kegiatan lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam.
Sempat mengalami beberapa kendala, akhirnya kegiatan yang bersifat regional ini terlaksana pada hari Minggu, 12 Agustus 2018, di aula kampus. Kegiatan ini di hadiri oleh beberapa kabupaten di antaranya situbondo, Bondowoso, jember, malang, Pasuruan, dan wilayah sekitar probolinggo. Ada beberapa lomba yang di selenggarakan di acara ini , antara lain lomba MSQ (musabaqoh syahril
qur’an), MHQ (musabaqoh hifdzil qur’an), MTQ(musabaqoh tilawatil qur’an), MQK (musabaqoh qiroatil kutub), CCA (cerdas cermat amtsilati), dan Debat Terbuka.
    Menurut Imron (Devisi Humas) mengatakan “bahwa landasan kita mengadakan acara ini untuk memperkukuh seni dan budaya islam yang semakin hari semakin merosot dan acara tersebut diikuti oleh lebih dari 100  delegasi “.
Hasil wawancara kami, “Acara prodi pai diberi nama Tahqiqusy Syauq Bil Funun dengan akronim TASYBIF yang artinya Merealisasikan rindu pada pelajaran”. Rifqi selaku ketua panitia turut menegaskan ” kegiatan ini kami beri nama Tahqiqusy Syauq bil Funun yang artinya yang bertujuan meningkatkan kecintaan khususnya Prodi kami pada pelajaran”. Pungkasnya
   Tidak hanya itu, antusias dan partisipasi dengan diadakan acara ini disambut baik oleh civitas akademika salah satunya rektor institusi ilmu keislaman zainul hasan genggong  yakni dr.Abdul Aziz Wahab, MA,g dalam pernyataannya menegaskan”Saya berpartisipasi dengan adanya acara ini dan  Saya turut bahagia dengan terealisasinya program ini karena dari awal ini adalah program perdana dari prodi pai meskipun jauh dari kata sempurna tapi ini acara yang sangat baik” tegasnya saat mengisi sambutan diacara penutupan Tasybif. Di dalam acara penutupan tersebut juga di bacakan surat keputusan pemenang lomba yaitu :
1. Musabaqoh Syahril Qur’an:
       Juara 1. MA Zainul Hasan 1 Genggong
                  2. SMK Raudatul Malikiyah
                  3. MA Nurul Jadid
2. Musabaqoh Hifdzil Qur’an :
       Juara 1. Syaiful Anam (PP.Tahfidzil Qur’an)
                  2. Ahmad Suyuti Sholeh (PP.Riyadlus Sholihin)
                  3. M. Qusyairi Efendi (PP.Nurul Jadid)
3. Musabaqoh Qiroatil Kutub :
       Juara 1. Ach. Faisal ( PP.Nurul Qodim)
                  2. M. Gufron (PP.Riyadlus Sholihin)
                  3. M. Ali Hasan Sholeh (PP.Nurul Jadid)
4. Musabaqoh Tilawatil Qur’an :
       Juara 1. Dina Khoiro (MTs. Walisongo 1)
                  2. M. Ainul Yaqin ( SMK Raudhotul Malikiyah)
                  3. Nurul Arifin ( MA Walisongo 1)
5. Cerdas Cermat Amtsilati :
       Juara 1. Madin Hafsawati Genggong
                  2. MA Islam Syafi’iyah
                  3. MTs Zainul Hasan 1 Putri Genggong
6. Debat Terbuka :
       Juara 1. MA Ibrahimy Tim A
                  2. MAN 1 Jember
                  3. MA Nurul Jadid


PELEPASAN KKN INZAH TAHUN 2018

Sabtu, 11 Agustus 2018, 485 Mahasiswa INZAH di lepas secara resmi oleh Rektor INZAH, Bpk DR. Abd. Aziz Wahab, M.Ag untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ini adalah tahun kedua KKN Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan menggunakan pendekatan Participatory Action Reseach dengan basis pemberdayaan di Masjid. Ada 30 Masjid yang menjadi tujuan atau posko pusat pengabdian kepada masyarakat yang tersebar di 15 desa dan 4 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Tiris, Krucil, Pakuniran dan Gading.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh pimpinan INZAH, Panitia KKN 2018 juga Dosen Pembimbing Lapangan yang siap membina mahasiswa dalam melaksanakan tugas pengabdian berbasis riset ini. Dengan harapan nantinya KKN tahun ini mampu melahirkan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya di lokasi KKN dan masyarakat Kabupeten Probolinggo pada umumnya.

Ceremonial pelepasan yang dikemas dalam bentuk apel pagi ini diawali dengan pembukaan, yang kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia oleh Bapak Ibnul Aroby, M. Fil I yang melaporkan secara tekhnis tentang pelaksanaan KKN ini di laksanakan dalam kurun waktu satu bulan, yaitu dari tanggal 11 Agustus sampai dengan tanggal 13 September 2018. Adapun pembagian kelompok di sesuaikan dengan lokasi Masjid yang di tempati yakni ada 30 Masjid yang terbagi dua disetiap desa lokasi KKN dengan di dampingi oleh DPL yang menghandel dua kelompok sekaligus. Peserta KKN ini diikuti oleh Mahasiswa semester VI yang dengan beberapa persyaratan khusus secara akademik untuk mengikuti kegiatan KKN ini.

Sambutan Rektor INZAH sekaligus pelepasan secara resmi Mahasiswa INZAH yang melaksanakan KKN tahun ini. Dalam sambutannya rektor menyampaikan bagaimana Visi Misi kampus yang menjadi tanggung jawab peserta KKN untuk disampaikan atau kenalkan secara santun kepada masyarakat sebagai Kampus Pelopor Khoiru Umah. Bagaimana mahasiswa membawa nama baik almamater, mendapat amanah dari kam pus untuk memakmurkan Masjid, berpartisipasi dalam masyarakat untuk melakukan riset di masyarakat dengan fokus kajian pada program keagamaan, pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan. Selama satu bulan penuh dilapangan harapannya mahasiswa mampu membawa perubahan yang positif bagi lingkungan masyarakat di sekitar masjid yang di tempati. Ini menjadi tugas mulya melakukan pengabdian kepada msyarakat karena nantinya mahasiswa akan kembali kemasyarakat.

Selamat jalan…..

Selamat mengemban amanah

Sukses selalu mahasiswa INZAh…… Amin

By Mery Maria