• Beranda
  • Hari Sumpah Pemuda: Kemahasiswaan paksa salah satu ukm lounching

Hari Sumpah Pemuda: Kemahasiswaan paksa salah satu ukm lounching


28/10/2018 INZAH- Seusai kegiatan sumpah pemuda, terlihat ibu kemahasiswaan atau yang biasa disapa dengan ibu endah mondar mandir di depan pintu resepsionis, agaknya beliau beranjak melangkah bersiap ingin pulang.
Melihat hal itu crew aspiratif mencoba menemui sekaligus mewawancarai terlibat proses kegiatan upacara sumpah pemuda dan lounching gambus institut ilmu keislaman zainul hasan genggong.
Letih dan perasaan bangga terias diraut muka beliau serta menuturkan bahwa “selama beberapa tahun sejak kampus ini berdiri, baru kali ini diadakan upacara sumpah pemuda dengan pakaian adat istiadat yang menginterpretasikan kebhinekaan tunggal ika indonesia”
Perayaan sumpah pemuda di INZAH disemarakkan oleh personel band young peace serta penampilan perdana gambus institut ilmu keislaman zainul hasan.
mengenai penampilan gambus terlihat kurang maksimal, ujar salah satu mahasiswa yang diduga personel.
mungkin disinyalir oleh keterbatasan waktu untuk latihan serta moment untuk lounching, “kebetulan event yang pas dan bisa diusahakan untuk lounching sekaligus untuk menarik para mahasiswa untuk mengikuti upacara” tutur warek 3.
Tidak hanya merayakan serta lounching. Segenap mahasiswa dihimbau untuk mengikuti prosesi upacara sumpah pemuda yang terlaksana setelah adzan ashar, sebagaimana surat edaran dari rektor institut ilmu keislaman zainul hasan genggong perihal peringatan sumpah pemuda.
meskipun sedikit mengalami keterlambatan dalam pelaksanaanya. dan dari pihak mahasiswa hanya sedikit, upacara tersebut tetap berlangsung lancar. menurutnya “jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan mahasiswa memang sedikit, tapi jika dilihat dari sejarah inzah dalam mengadakan upacara ini (sumpah pemuda) alhamdulillah termasuk sukses. dan saya rasa sedikitnya yang hadir, karena ada kegiatan dan juga dilakukan disore hari”.

Sekitar jam 16.00 lebih, halaman kampus institut ilmu keislaman zainul hasan mulai tampak sepi, langkah sepatu mahasiswa sedikit demi sedikit meninggalkan halaman namun ada sebagian mahasiswa yang masih berselfi, berpose bersama dengan para mahasiswa yang berpaikaian khas daerah.

Penulis : Ali Sofyan

Editor : Mistar

Fotografer: Lukman Hakim

 


%d blogger menyukai ini: