Baru Ikut GEMA 2019. MA Nurul Ulum Malang Keluar sebagai Juara Umum


Kraksaan-19 Febbruari 2019. Himpunan Mahasiswa Program Studi PBA kembali mengadakan Pekan Arobiyah GEMA (Gebyar Muhibbul Arobiyah) yang kesekian kalinya. Acara ini mengalami peningkatan dari segi peserta yang kira-kira naik 30% dan juga tingkat perlombaan yang sudah berskala Jawa Timur.

Perlombaan ini di ikuti oleh lebih dari 250 peserta dari 8 lomba yang diperlombakan meliputi :

  1. Insya’
  2. Khiotobah Arobiyah
  3. Syi’ir
  4. Ghina’
  5. Qisshoh
  6. Qiroatul Akhbar
  7. MQK
  8. Kaligrafi

Pembagian hadiah disampaikan pada Clossing Ceremony yang mana para pemenangnya sebagai berikut :

Ø  Khotbah Arobiyah

  1. M. Hasan zainal Abidin (MA Zainul Hasan 1 Genggong)
  2. Farika Rizkia (MA Nurul Ulum Malang)
  3. M. Sauqi habibullah (SMA Roudotul Malikiyah)

Ø  Insya’

  1. Siti Salamah (MA Darullughah Wal Karomah)
  2. Syaiful Bahri (Al-maliki Bondowoso)
  3. Alfin Wahid (SMK Roudhotul Malikiyah)

Ø  Syi’ir

  1. Taufiqurrahman (MA Darul Lughah Wal Karomah)
  2. Jinani Firdausi As’ad (MA Zainul Hasan 1 Genggong)
  3. Nurul Alfiyah (MA Nurul Ulum Malang)

Ø  Ghina’

  1. M. Zainul Fata (Madin Madath Genggong)
  2. Matsna Maria Ulfa (MA Model Zaha Genggong)
  3. M Muhaimin (SMA Roudotul malikiyah)

Ø  Qisshoh

  1. Rizkiyatul Fajriyah (MA Masduqiyah)
  2. Khoirul Amaliyah (MA Nurul Ulum Malang)
  3. Aisyah Raihan Fadilah (MA Model Zaha Genggong)

Ø  Qiroatul Akhbar

  1. Alif Alfarisi (MA Dalwa Pauruan)
  2. Elya Mardiyah (MAN PK Jember)
  3. Moh Robith Ilma (MA Model Zaha Genggong)

Ø  Qiroatul Kutub

  1. Ahmad Zamili Afifi (PP. Darul Ulum, bayuanyar. Madura)
  2. Ahmad Fairuzi (PP. Sidogiri)
  3. Moh. Ghufron (PP. Riyadus Sholihin)

Ø  Kaligrafi

  1. M. Faisol Hakim (PP. Riyadus Sholihin
  2. Atho’ilah Shohibul fadilah (PP. Darus Sholah Jember)
  3. Nuril Khofi (PP. Darus Sholeh)

    Juara Umum dalam Pekan ini di sabet oleh MA Nurul Ulum Malang yang mana mendapatkan perolhen Kemenangan terbanyak pada perlombaan ini. (*Zilzal)

    Penulis : Zilzal

    Editor   : Faridha

Baca Selengkapnya

Closing GEMA 2019. Rektor Inzah sangat Memberi Apresisasi Kepada Peserta


Kraksaan-18 Februari 2019. Segenap Peserta dan Panitia Gebyar Muhibbul Arobiyah (GEMA) 2019 sangat antusias mengikuti ceremonial Closing yang dikemas dengan pembagian hadiah kepada para Pemenang Lomba.

Pekan Arobiyah ini di ikuti dari 40 Madrasah se-Jawa Timur dan 250 Peserta dari kalangan SMA/MA-sederajat dan Umum. Acara di  awali dengan sambutan oleh Ketua HMPS PBA Agus Maulidi. Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Perwakilan Ketua HAMALAH (Harokatul Ma’ahid Lughotul Arobiyah). Rektor Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong juga berkenan membawakan sambutan pada acara ini. Beliau menuturkan bahwa di adakannya lomba untuk memotivasi dan mencetak siswa untuk menjadi yang terbaik. Beliau menganggap bahwa Sekolah sekolah yang telah mengirimkan delegasi terhadap perlombaan ini merupakan sekolah-sekolah terbaik yang ada di jawa timur. Beliau menyebutkan bahwa dari sekitar 250-an lebih sekolah-sekolah yang dikirim Undangan perlombaan. Hanya ada 40 sekolah yang berkenan mengirim delegasi. Beliau juga menitipkan salam kepada seluruh kepala sekolah terbaik ini, karna sudah berpartisipasi dalam perlombaan ini. Kemudian beliau menutupsambutannya dengan doa.



Acara ini diharapkan dapat mengembangkan Peradaban Arobiyah dikanca regional maupun internasional. Alhamdulillah Acara ini berjalan dengan lancar dan aman. Dan sesuai dengan harapan kami sejak dua bulan yang lalu. Tutur M. Fadilis Syakur selaku Ketua Panitia Acara. Pria murah senyum ini menyebutkan bahwa acara perlombaan ini tidak akan berjalan dengan lancara dan aman sesuai harapan bersama jika tidak ada dukungan dari rekan-rekan terkait, khususnya panitia yang sudah susah payah menyiapkan acara ini sejak dua bulan lalu. 

Acara ini diadakan oleh HMPS PBA Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Krksaan-Probolinggo. Yang di sponsori oleh IPMOMI, PLTU Jawa Power. Toko An-nur dan lain sebagainya.

 

Penulis : Zilzal

Editor   : Icha

Baca Selengkapnya

HM-PS PBA Gelar Acara GEMA se-Jawa Timur


KRAKSAAN – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HM-PS PBA) kembali mengadakan acara Gebyar Muhibbul Arobiyah (GEMA) se-Jawa Timur. Acara ini bertempat di Aula KH. Hasan Saifourridzal Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo yang dilaksanakan selama 3 hari mulai Sabtu s/d Senin (16-18/02/2019). Tujuan utama diadakan acara ini adalah untuk mensyiarkan bahwasanya di Kampus INZAH terdapat Program Studi PBA.
Kegiatan kali ini mengangkat tema “Mengemas Bahasa Syurga, Menduniakan Rahmat Sang Kuasa“. Dengan pemaparan “Bahasa arab identik dengan bahasa syurga, yang mana mengemas bahasa syurga ini berarti mengemas bahasa arab. Dalam lomba ini bernuansa bahasa arab. Sedangkan menduniakan rahmat sang kuasa yakni dalam bahasa arab terdapat banyak makna dan hikmah bereksistensi dengan ayat al-qur’an. Jadi titik fokusnya ke al-qur’an”, jelas Mistari selaku SC dalam acara ini.

“Gebyar Muhibbul Arobiyah (GEMA) sudah menjadi kegiatan tahunan HM-PS PBA. Saat ini merupakan pelaksanaan yang ke 5 yang sudah dilakukan. Kegiatan yang pertama dan kedua yakni diadakan se-Kabupaten dan Kota Probolinggo, untuk kegiatan yang ketiga dan keempat yakni se-Tapal Kuda, baru yang kelima ini se-Jawa Timur”, tutur ketua panitia saat memberikan sambutan kepada para peserta. Berbagai lembaga tingkat SLTA maupun tingkat Umum ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini yang dibuktikan dengan terdaftarnya 211 orang dari 46 lembaga yang berasal di berbagai kota se-Jawa Timur. Tidak hanya sekedar kegiatan ceremonial, setiap peserta nanti akan berlomba-lomba untuk dapat menjadi yang terbaik pada acara GEMA Tahun ini.
Pelaksanaan acara tersebut berjalan dengan lancar. “Panitia sudah melakukan persiapan penuh 4 bulan sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Mulai dari penentuan tema dan lomba-lomba, serta pembentukan kepanitiaan. Meskipun sudah banyak persiapan, kendala pasti ada”, kata Agus Maulidi selaku ketua HM-PS PBA.
Menurut salah satu peserta lomba kaligrafi GEMA mengatakan bahwa “Acaranya bagus. Saya awalnya tidak pernah ikut lomba dan ini pertama kalinya diikutkan lomba, apalagi ini se-Jawa Timur. Jadi lebih banyak wawasan”, ujar Sujibto siswa asal MA Darut Tauhid Krejengan. “Saya mendapatkan pengalaman baru ketika mengikuti lomba ini. Kalah menang dalam perlombaan itu sudah biasa”, tambahnya. Penulis    : Mia Editor      : S. Noraa

Baca Selengkapnya

Mahasiswa Berpakaian Coklat Penuhi INZAH


 
Kraksaan, Halaman utama kampus Institut ilmu keislaman Zainul Hasan Genggong (INZAH) dipenuhi mahasiswa dan mahasiswi yang mengenakan seragam Pramuka lengkap dan siap mengikuti perkemahan Racana Inzah. Acara ini diselenggarakan dihalaman kampus selama 3 hari 2 malam dimulai pada hari Minggu-Selasa dan diikuti oleh 56 peserta. Dihari terakhir, yakni Selasa 12 Pebruari 2019 diadakan pelantikan Racana Inzah periode 2019-2020.
“Acara ini merupakan agenda tahunan kami untuk melantik kader atau anggota-anggota baru Racana Inzah” ujar Badruz Zaman selaku ketua panitia dalam acara tersebut.


Kegiatan perkemahan ini di warnai dengan berbagai macam acara. “Saya tidak habis pikir acara ini akan semeriah ini, ya meskipun ada sebagian acara yang molor (red: schedule) dan harapan kami untuk rekan-rekan agar terus semangat mengikuti acara-acara kepramukaan yang lain ” imbuhnya.
Baik peserta perkemahan maupun panitia sangat antusias hingga acara ini selesai. “Saya suka Pramuka sudah sejak SMA dan alhamdulillah sekarang saya bisa ikut acara perkemahan ini yang mana sangat mengesankan bagi saya. ” Ujar Nur Handayani, salah satu peserta perkemahan dalam tingkat pandega ini. Ia juga mengaku bahwa pengalaman pengalaman baru serta teman baru banyak ia dapatkan dalam acara tersebut.
Penulis : S. Noraa

Baca Selengkapnya

Workshop Pengembangan Profesi Guru

Dr. Abd Aziz Wahab, M.Ag selaku ketua biro pendidikan Zainul Hasan Genggong menyelenggarakan kegiatan workshop Pengembangan Profesi Guru yang bertempat di Aula SMA Lantai II (Area P5), diklat ini diikuti oleh tenaga Pendidik tingkat dasar dan menengah Ponpes Zainul Hasan Genggong. (Kamis,18,01,2018).

Bapak Aziz menguraikan bahwa Pengembangan profesi guru secara makro dapat dimaknai sebagai proses peningkatan kompetensi, kualitas dan kemampuan sumberdaya guru dan tenaga  kependidikan dalam rangka mencapai tujuan pembangunan bangsa. Mengapa dikatakan demikian, karena semua pembangunan pada suatu Negara itu pasti dimulai dari pendidikan. Proses pengembangan tersebut mencakup perencanaan, pengembangan dan pengelolaan sumberdaya guru dan tenaga kependidikan. Adapun pengembangan profesi guru secara mikro dapat diartikan sebagai proses perencanaan dari pendidikan dan pelatihan, pengelolaan guru dan tenaga kependidikan untuk mencapai suatu hasil yang optimum, sehingga untuk mengembangkan kompetensi sebagai pengembangan dari profesi guru diantarnya melalui pendidikan dan pelatihan.Pengembangan SDM guru dan tenaga kependidikan juga bertujuan memberikan kesempatan kepada guru dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap individu sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan di lembaga. Di samping itu, juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, akan jaminan keamanan, sosial, pengakuan dan penghargaan, kesempatan mengembangkan diri.”ujarnya.”Setidaknya terdapat beberapa manfaat pelatihan yang dapat dipetik, yaitu:
  1. peningkatan produktivitas kerja sekolah sebagai keseluruhan.
  2. terwujudnya hubungan yang serasi antara atasan dan bawahan.
  3. terjadinya proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
  4. meningkatkan semangat kerja seluruh tenaga kerja dalam organisasi dengan komitmen organisasional yang lebih tinggi
  5. mendorong sikap keterbukaan manajemen melalui penerapan gaya manajerial yang partisipati.
“Tambah beliau saat ditemui disela-sela kesibukannya sebagai Rektor di Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong (INZAH).” Ustad Taufiq selaku panitia Penyelenggara Workshop menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini guna memberikan pemahaman, sekaligus meningkatkan kualitas pendidik terkait dengan segala hal yang menyertainya.”Ungkapnya.”

Salah satu peserta diklat dari utusan lembaga MA Model Ustad Hubbul Wathon mengutarakan bahwa program biro pendidikan ini memang sangatlah tepat, sebab guru memang harus dibekali pemahaman dan kompetensi untuk menjalankan profesinya, Kegiatan ini juga merupakan lanjutan dan pemantapan, yang sangat bermanfaat dalam menyiapkan lembaga dan guru untuk menghadapi tahun ajaran baru dengan implementasi kurikulum yang ada, dengan demikian semua guru diharapkan mampu menciptakan proses kegiatan belajar dan mengajar yang berkualitas, “kata Totok, panggilan akrabnya.” Hal senada juga di sampaikan oleh ustad Muhajir, salah satu guru tugas dari Pp. Lirboyo yang juga menjadi utusan dari MA Model untuk mengikuti diklat ini. “Saya merasa senang bisa mengikuti workshop ini dan berharap bisa menerapkan secara aplikatif, workshop ini banyak memunculkan inovasi dalam perencanaan dan pembelajaran, sehingga penilaian di madrasah masing-masing akan mengalami perbaikan seperti yang diharapkan. Semoga Yayasan Zainul Hasan Genggong meraih mutu, kemajuan, dan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.

(Rofiq MA MODEL)

   

Trackback from your site.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.