` PELATIHAN TARI PIAUD » INZAH Genggong

PELATIHAN TARI PIAUD


Perkembangan anak usia dini yang perlu dikembangkan adalah 4 aspek perkembangan, antara lain kognitif, afektif, sosial, dan psikomotorik. Diharapkan melalui pembelajaran seni tari dan drama anak didik dapat mengembangkan keempat aspek perkembangan tersebut. Disinilah peran pendidik khususnya pendidik anak usia dini mengetahui mengenai ruang lingkup seni tari dan drama untuk anak usia dini sebagai pedoman saat hendak menerapkan pembelajaran di lapangan secara tepat. Kemampuan seni tari dibutuhkan oleh guru anak usia dini, sebagai bentuk pengembangan potensi diselenggarakan pelatihan seni tari, hal ini penting untuk memberikan stimulus motorik halus. Motorik halus anak usia dini perkembangannya memang lebih lambat dibandingkan dengan motorik kasar, namun jika distimulus sejak dini akan menghasilkan perkembangan yang maksimal, kemampuan guru dalam memberikan stimulus juga akan mempengaruhi hasil sehingga kompetensi guru perlu untuk dilatih dalam seni tari. Manfaat Tari untuk anak :
  1. Anak menjadi lebih kreatif karena gerak hasil penataan langsung oleh guru dpat mengembangkan mereka untuk membuat gerakan-gerakan sendiri. Mereka menggunakan barang-barang, benda-benda, atau tumbuhan yang ada di sekitar para pemain. Hal itu mendorong mereka untuk lebih kreatif menciptakan gerak tarian. Bisa digunakan sebagai terapi terhadap siswa saat berekplorasi mencari gerakan, siswa saat menari akan melepaskan emosinya. Mereka berteriak, tertawa, dan bergerak. Kegiatan semacam ini bisa digunakan sebagai terapi untuk siswa yang memerlukannya kondisi tersebut.
  2. Mengembangkan kecerdasan majemuk ; Manfaat tari mampu membantu anak untuk mengembangkan kecerdasan intelektualnya. Sebab, kreatifitas tersebut akan menggali wawasan siswa terhadap beragam pengetahuan. Mengembangkan kecerdasan emosi dan antar personal anak tarian dilakukan secara berkelompok. Dengan berkelompok anak akan mengasah emosinya sehingga timbul toleransi dan empati terhadap orang lain, nyaman dan terbiasa dalam kelompok. Mengembangkan kecerdasan kinestetik anak Pada umumnya, tari juga mendorong anak-anak untuk bergerak, seperti melompat, berputar, dan gerakan-gerakan lainnya. Mengembangkan kecerdasan natural anak Banyak alat-alat permainan yang dibuat/digunakan dari tumbuhan, tanah, genting, batu, atau pasir. Aktivitas tersebut mendekatkan anak terhadap alam sekitarnya sehingga anak lebih menyatu terhadap alam. Mengembangkan kecerdasan spasial anak membuat komposisi tari mendorong anak untuk mengenal konsep ruang. (Syadullah-PIAUD)

 

Trackback dari website anda.

Tinggalkan Komentar

Anda harus Masuk untuk memberikan komentar.
%d blogger menyukai ini: