` KUNJUNGAN MENTRI KEMENRISTEK DIKTI DI PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO » INZAH Genggong
  • Home
  • Berita
  • KUNJUNGAN MENTRI KEMENRISTEK DIKTI DI PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO

KUNJUNGAN MENTRI KEMENRISTEK DIKTI DI PESANTREN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO

Pajarakan, 29 Oktober 2018, sehari setelah peringatan Sumpah Pemuda, Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kedatangan tamu agung, 7 yang menjadi pucuk pimpinan Kemenristek Dikti (Kementrian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia), Prof. H. Moh. Nasir, Ph D, Ak. Bersama rombongan besar, Pak Menteri tiba di kediaman Ketua Yayasan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong,   Al Mukarrom KH. Hasan Mutawakkil Alallah, SH, MM. sekitar jam 07.30 WIB   Setelah ramah tamah sekitar tiga puluh menit beliau di arak menuju Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dengan menggunakan mobil golf yang juga di iringi dengan Seni Drum Band siswa SD Zainul Hasan Genggong. Sementara di sepanjang jalan sebelah kanan kiri menuju pondok pusat, berjejer rapi ribuan santriwan dan santriwati dari jenjang lembaga pendidikan Sekolah Dasar, Menengah dan Atas meliputi SD, MI, MADITA, SMP, MTS, SMA, SMA unggulan, MA, MA Model dan SMK, termasuk juga Mahasiswa STIKES, AKBID, AKPER dan STIH. Sementara untuk Mahasiswa INZAH dibagi menjadi dua, karena memang ketepatan dengan kegiatan UTS. Peserta UTS pagi tetap melaksanakan kegiatan dan Mahasiswa yang kebagian UTS siang saja yang bisa gabung untuk menyambut kedatangan bapak Menteri.     Acara di buka langsung oleh KH. Hasan Mutawakkil Alallh, SH. MM. dengan menyampaikan Ahlan Wasahlan selamat datang di Pesantren Zainul Hasan Genggong yang merupakan kunjungan pertama Bapak Kemenristek Dikti dan harapannya bukan yangterakhir, dan semoga periode yang akan datang tetap menjadi Menteri. Dilanjut dengan kata sambutan bapak Menteri yang menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan keluarga besar Pesantren Zainul Hasan. Beliau juga berharap bagaimana Pesantren menjadi filter bahaya radikalisme yang akhir-akhir ini menjadi berita viral di Indonesia. Tantangan baru yang kita hadapi adalah untuk para santri kedepan menghadapi daya saing bangsa, nasional kompetitif menjadi sangat penting dimana di dalam daya saing bangsa itu ada 2 komponen utama yaitu Skill Worker (tenaga kerja terampil ) maupun inovision menjadi hal penting, untuk itu harus kita galakkan harus kita tingkat kan. Pondok pesantren harus mencoba melihat dunia yang lebih luas karna tantangan di masyarakat jauh lebih berat. Kita tidak bisa lagi hanya melihat pada sisi internal bagaimana sisi eksternal.       Dunia sudah berubah total, dunia sudah berubah dalam era teknologi yang begitu cepat, oleh karena itu para santri harus mengantipasi ilmu pengetahuan yang bergerak diluar yang lebih cepat tersebut agar kita bisa mempunya daya saing yang lebih baik. Kongkrit nya adalah tentang penguasaan digital ecomony. Ekonomi digital pasar sekarang sudah mulai yang   tradisonal mulai di tinggalkan, sudah mulai pada i comers ‘model toko online’ ini sesuatu yang harus kita lihat Kedepan keuangan, Kita tidak akan lagi pegang uang tunai lagi, ini harus kita antisipasi teknologi informasi, maka santri harus tau itu Nanti kalo sudah bergerak namanya DIFINANSIAL TRANSACTION atau finansial teknologi ini harus kita juga pahami. Nanti semua di dalam sistem keuangan negara keuangan di dunia sudah terhimpun di dalam satu teknologi informasi yang dalam hal ini sudah tidak bentuk kongkrit nya. Lalu ini harus kita antisipasi kedepan. Demikian arahan terakhir bapak Menteri sebelum meninggalkan Pesatren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, semoga yang di cita-citakan kita bersama terkabul oleh Allah SWT.  Sebelum meninggalkan tempat, ada sesi pemberian cindera mata oleh Ketua Yayasan kepada Bapak Menteri, yang beruba buku buah karya Beliau sendiri. Sampai jumpa lagi bapak Menteri, semoga dilain waktu bisa hadir dalam acara yang lebih semarak lagi.      
Mery Maria INZAH
Parahita Pradipta INZAH
 

Trackback dari website anda.

Tinggalkan Komentar

Anda harus Masuk untuk memberikan komentar.
%d blogger menyukai ini: