` September » 2017 » INZAH Genggong

Arsip untuk September, 2017

EXPOSE HASIL KKN & PENYUSUNAN RTL KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT INSTITUT ILMU KEISLAMAN ZAINUL HASAN GENGGONG PROBOLINGGO TAHUN AKADEMIK 2017-2018

Kraksaan, Rabu,  20 September 2017.
Panitia KKN INZAH tahun 2017 berkerja sama dengan LP3M INZAH,  menggelar acara Expose Hasil KKN & Penyusunan RTL Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai laporan hasil KKN tahun 2017 yang merupakan rangkaian setengah akhir dari kegiatan KKN tahun  2017. Kegiatan ini melibatkan seluruh Kormas (Koordinator Mahasiswa) di setiap kelompok KKN,  untuk mempresentasikan temuan-temuan hasil yang selama kurang lebih 28 hari berada di lokasi dampingan atau sasaran KKN. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan, Dr.  Haqqul Yaqin,  M. Ag.

Pengembangan Kampus INZAH

  Silahturahim Rektor INZAH Genggong Dr. Abd. Aziz Wahab M.Ag bersama dengan Prof. Dr. Ainum Naim Sekretaris Jendral Menristekdikti di gedung Kemenristekdikti Jakarta selasa 12 september 2017. Serta Rektor INZAH Genggong menyerahkan sk. Diktis Kemenag ke sekretaris kopertais wilayah IV Surabaya, Muhammad Nuril Huda, M.Pd, perihal pembukaan Program Studi Strata 1 Bahasa Inggris, Matematika, IPS Jumat 15 september 2017 di gedung kopertais wilayah IV Surabaya.

PK2MB INZAH

  Pembukaan PK2MB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Kraksaan Probolinggo tahun akademik 2017/2018 pada tanggal 4 September 2017 oleh Ketua yayasan pesantren Zainul Hasan Genggong KH. Moh Hasan Mutawakkil Alallah, S. H, M. M. Semua peserta PK2MB menyanyikan lagu Indosesia Raya, mars INZAH, mars Pesantren dan lagu wajib an-Nahdiyah Hubbul Wathon minal iman. Kyai berpesan agar toleransi antar umat beragama harus selalu dijaga, terlebih urusan kemanusiaan jangan disankut pautkan dengan agama dan golongan. Dalam orasi singkatnya KH. Mutawakkil Alallah, S. H, M.M mengajak semua hadirin peserta PK2MB, bapak ibu dosen dan semua civitas akademika INZAH untuk berdoa bersama untuk etnis Rohingya di Myanmar serta mendesak pemerintah untuk segera memberikan bantuan kemanusian, pesan beliau untuk umat islam khususnya an-Nahdiyin jangan sampai terjebak oleh isu SARA