Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) kampus Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Kraksaan melaksanakan program “ENGLISH WITHOUT BORDER”. ENGLISH WITHOUT BORDER melaksanakan program “Guide Competition” dengan memperebutkan tropi dari Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris INZAH Genggong Bpk. Beny Hamdani, M.Pd.

Juara 1 diraih Achmad Zainul Wakil (Jeje). Juara 2 diraih oleh Fauzi. Juara 3 diraih oleh Nurul Aini. Guide Competition merupakan bagian dari pelatihan guide. Bpk Beny Hamdnai, M.Pd sebagai penggagas kegiatan ini mengatakan bahwa ” “menjadi seorang tour guide haruslah memiliki wawasan serta pendidikan yang mendukung kemampuan memandu wisatawan. Seorang tour guide tidak hanya dituntut untuk menyampaikan penjelasan mengenai suatu destinasi secara menyenangkan, tetapi juga harus menguasai cara memandu serta standar dalam pemanduan wisatawan agar pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan dapat lebih maksimal. Tour guide juga merupakan salah satu “ujung tombak” dari kepariwisataan Indonesia. Jika apa yang disampaikan oleh tour guide tidak benar atau membuat wisatawan bosan bahkan jengkel, maka bisa-bisa destinasi tersebut akan mendapat citra buruk dari para wisatawan. Oleh karena itu, sangat penting bagi mahasiswa program studi Tadris Bahasa Inggris kampus Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong Kraksaan untuk terlebih dahulu mengikuti pelatihan tour guide seperti di perguruan tinggi Jurusan Usaha Perjalanan Wisata maupun lembaga pelatihan tour guide seperti di program English Without Border TBI KAMPUS inzah genggong indonesia.

ENGLISH WITHOUT BORDER

Navigasi pos